Recomend Pages

Jumat, 04 Januari 2019

Fujoshi dan Fudanshi



Dalam hal jejepangan, banyak istilah yang dipakai bagi mereka para penggemar hal-hal yang berbau Jepang. Salah satu contohnya adalah istilah Fujoshi dan Fudanshi. Bagi mereka yang memang dasarnya suka akan Jepang, apalagi jika itu sudah menyangkut Anime, Manga, dan Novel, dua istilah tersebut sudah tidak asing lagi didengar. Namun, akan jadi sebuah culture shock bagi mereka yang awam akan istilah dari Fujoshi dan Fudanshi.
          
Fujoshi (腐女子) adalah pelesetan dari fujoshi (婦女子) cara bacanya sama tetapi berbeda huruf kanjinya, jika 婦女子 jika kita cari di kamus artinya adalah "istri" tebentuk dari kanji "istri ()" "perempuan ()" dan "anak ()", sedangkan 腐女子 terbentuk dari Kanji yang berarti busuk, yang berarti perempuan, dan yang berarti anak. Jika digabungkan menjadi ‘anak perempuan yang busuk/rusak’. Fudanshi merupakan kebalikan dari Fujoshi, yaitu ‘anak laki-laki yang busuk/rusak’.






Itu merupakan pengertian Fujoshi dan Fudanshi secara bahasa. Secara istilah Fujoshi dan Fudanshi adalah Perempuan dan Laki-laki yang menyukai Anime, Manga, dan Novel yang menceritakan tentang romansa pasangan sejenis antara laki-laki dengan laki-laki maupun antara perempuan dan perempuan.

Hal yang tidak wajar bukan? Namun, bagi mereka penggemar jejepangan, dua istilah tersebut bukan suatu hal yang tabu, walau ada sebagian orang yang menganggapnya tidak wajar, tapi mayoritas sudah menganggapnya sebagai hal yang biasa.


Jika dipikirkan lagi, apa yang bagus dari cerita romansa antara pasangan sejenis? Sebenarnya, pertanyaan ini kembali pada selera dan kesukaan masing-masing, mungkin bagi mereka Fujoshi dan Fudanshi, cerita romansa antara pasangan sejenis memiliki ‘sesuatu’ yang tidak bisa ditemukan pada cerita romansa biasa, ada juga yang menganggap bahwa, misalnya karakter laki-laki dalam sebuah anime ‘A’ lebih cocok bersanding dengan karakter laki-laki yang satunya lagi karena chemistry mereka dalam anime ‘A’ tersebut lebih menarik perhatian dan mereka terlihat bagus jika bersama. Anggapan tersebut jadi salah satu indikator dari kenapa mereka bisa menjadi Fujoshi atau Fudanshi.
           
Namun, ada fakta menarik dari dua istilah tersebut. Walau selera mereka dianggap menyimpang, sebagian besar dari Fujoshi dan Fudanshi ini tetaplah straight, mereka masih menyukai pasangan lawan jenis mereka di kehidupan nyata.

Hal ini tidak perlu jadi sebuah masalah perdebatan sebenarnya, karena ini adalah bagian dari selera/kesukaan seseorang yang tidak bisa diganggu oleh orang lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar