
Dalam hal jejepangan, banyak istilah yang dipakai
bagi mereka para penggemar hal-hal yang berbau Jepang. Salah satu contohnya
adalah istilah Fujoshi dan Fudanshi. Bagi mereka yang memang dasarnya suka akan
Jepang, apalagi jika itu sudah menyangkut Anime, Manga, dan Novel, dua istilah
tersebut sudah tidak asing lagi didengar. Namun, akan jadi sebuah culture shock bagi mereka yang awam akan
istilah dari Fujoshi dan Fudanshi.
Fujoshi (腐女子) adalah pelesetan dari fujoshi (婦女子) cara bacanya sama tetapi berbeda huruf kanjinya, jika
婦女子 jika kita
cari di kamus artinya adalah "istri" tebentuk dari kanji "istri
(婦)" "perempuan (女)" dan "anak (子)", sedangkan 腐女子 terbentuk dari Kanji 腐 yang berarti busuk, 女 yang berarti perempuan, dan 子 yang berarti anak. Jika digabungkan menjadi ‘anak perempuan yang busuk/rusak’. Fudanshi merupakan kebalikan dari Fujoshi, yaitu ‘anak
laki-laki yang busuk/rusak’.
Itu merupakan
pengertian Fujoshi dan Fudanshi secara bahasa. Secara istilah Fujoshi dan
Fudanshi adalah Perempuan dan Laki-laki yang menyukai Anime, Manga, dan Novel
yang menceritakan tentang romansa pasangan sejenis antara laki-laki dengan
laki-laki maupun antara perempuan dan perempuan.
Hal yang tidak wajar bukan? Namun, bagi mereka penggemar jejepangan,
dua istilah tersebut bukan suatu hal yang tabu, walau ada sebagian orang yang
menganggapnya tidak wajar, tapi mayoritas sudah menganggapnya sebagai hal yang
biasa.
Jika dipikirkan lagi, apa yang bagus dari cerita romansa antara
pasangan sejenis? Sebenarnya, pertanyaan ini kembali pada selera dan kesukaan
masing-masing, mungkin bagi mereka Fujoshi dan Fudanshi, cerita romansa antara
pasangan sejenis memiliki ‘sesuatu’ yang tidak bisa ditemukan pada cerita
romansa biasa, ada juga yang menganggap bahwa, misalnya karakter laki-laki
dalam sebuah anime ‘A’ lebih cocok bersanding dengan karakter laki-laki yang
satunya lagi karena chemistry mereka dalam anime ‘A’ tersebut lebih
menarik perhatian dan mereka terlihat bagus jika bersama. Anggapan tersebut
jadi salah satu indikator dari kenapa mereka bisa menjadi Fujoshi atau
Fudanshi.
Namun, ada fakta
menarik dari dua istilah tersebut. Walau selera mereka dianggap menyimpang,
sebagian besar dari Fujoshi dan Fudanshi ini tetaplah straight, mereka
masih menyukai pasangan lawan jenis mereka di kehidupan nyata.
Hal ini tidak perlu
jadi sebuah masalah perdebatan sebenarnya, karena ini adalah bagian dari
selera/kesukaan seseorang yang tidak bisa diganggu oleh orang lain.







